FEATLIST

Kamis, 13 Mei 2010

BATTLE FOR TERRA



Di masa depan, bumi tak lagi bisa ditinggali karena manusia telah menghabiskan semua sumber daya yang ada dan membuat planet yang semula penuh dengan kehidupan ini menjadi sebuah tempat yang hampir hancur. Sialnya, tiga planet lain yang sempat menjadi alternatif buat manusia juga sudah menjelang ajal.

Mau tak mau manusia harus mulai mencari planet baru untuk ditinggali atau seluruh umat manusia akan punah. Para ilmuwan kemudian menemukan sebuah planet bernama Terra yang ternyata punya potensi tinggi untuk menggantikan bumi dan tiga planet lain yang sudah mereka kuras habis sumber dayanya. Untuk bisa 'mengambil alih' Terra, mau tak mau manusia harus memerangi bangsa Terra yang hidup di sana.



Di saat yang sama, Mala (Evan Rachel Wood) yang tinggal di planet Terra tak menyadari bahwa bangsanya akan segera menghadapi perang besar dengan manusia penghuni bumi. Saat Roven (Dennis Quaid), ayah Mala, diculik, Mala kemudian menawan Jim (Luke Wilson), seorang pilot bumi, yang pesawatnya hancur tertembak tentara Terra.

Mala berharap dapat memanfaatkan Jim untuk kembali mendapatkan ayahnya dengan selamat. Selama merawat Jim, Mala akhirnya malah menjalin persahabatan dengan Jim. Keduanya lalu berusaha mencari cara untuk menyelamatkan baik manusia maupun bangsa Terra tanpa harus berperang.




Titel          : Battle For Terra
Pemain     : Brian Cox, James Garner, Evan Rachel Wood, Justin Long, Dennis Quaid
Genre       : Animation | Action | Adventure | Sci-Fi | Thriller | War
Country    : USA
Years        : 2007
Size           : 831 MB


Battle For Terra

Subtitle
Indonesia


Rabu, 12 Mei 2010

EAGLE EYE



Cerita Singkat:
Setelah lama pergi dari rumah, Jerry Shaw (Shia LaBeouf) akhirnya pulang juga setelah mendengar kabar bahwa saudara kembarnya meninggal dunia. Sesampainya di rumah, Jerry menyadari bahwa ada yang tidak wajar dengan kematian saudara kembarnya itu.

Jerry yang mencoba mencari tahu sebab kematian misterius ini kemudian bertemu dengan Rachel Holloman (Michelle Monaghan) yang waktu itu sedang mencari anaknya yang hilang. Dalam penyelidikan itu, keduanya akhirnya menyadari bahwa mereka sedang dijebak.

Ada pihak yang berusaha menjebak mereka untuk menjadi bagian dari kelompok yang sedang merencanakan pembunuhan terhadap seorang tokoh politik.

Salah satu unsur yang membuat sebuah film menjadi bagus adalah adanya sebuah keterikatan dengan logika, baik logika umum maupun logika yang dibangun dalam film itu sendiri. Dengan ada unsur itu, setidaknya film itu bisa diterima akal dan tidak membuat penonton menjadi merasa dianggap bodoh oleh sang sutradara.

Celakanya, itulah yang tak dimiliki film ini. Banyak adegan dan alur cerita yang membuat penonton jadi merasa dianggap bodoh. Unsur 'kebetulan' memang masih bisa diterima, namun bila itu sudah terlalu sering, maka yang terasa adalah ketidaksesuaian dengan logika. Hal yang sama sering kali kita dapatkan pada film-film serial televisi jaman dulu.

Dalam film ini kedua tokoh pemeran utamanya, sama sekali tak memiliki latar belakang militer atau sejenisnya yang membuat mereka mampu melakukan apa yang mereka lakukan dalam adegan tersebut. Ini membuat jalan cerita jadi terasa janggal. Keduanya adalah orang awam, namun di sisi lain, mereka mampu melewati semua rintangan yang mereka hadapi dengan mudah layaknya seorang profesional. Di satu sisi ini membuat sang sutradara lebih 'bebas' mengumbar aksi laga, namun di sisi lain ini membuat 'ketegangan' jadi berkurang lantaran ada jaminan bahwa sang tokoh pasti dapat 'lolos' dari ujian.

Bisa disimpulkan bahwa menu utama film ini adalah aksi laga, mobil meledak, acara saling tembak, berusaha meloloskan diri dari kejaran musuh dan lain sebagainya. Namun untuk dibandingkan dengan film laga sejenis, film ini juga tak bisa disebut istimewa. Beberapa film dengan genre sama seperti trilogi BOURNE mungkin masih lebih bagus. Ini cukup disayangkan karena Shia LaBeouf dan Michelle Monaghan sebenarnya punya potensi akting yang bagus dan itu semua tak bisa mereka tampilkan di sini. Kita bahkan hampir tak diberi kesempatan untuk menilai kemampuan akting mereka, karena banyaknya aksi laga. Bagi yang sempat terpesona dengan akting Shia LaBeouf dan Michelle Monaghan dalam film-film sebelumnya, Anda tak akan mendapatkan kepuasan yang sama dengan menonton film ini.

Satu yang bisa menjadi nilai lebih film ini mungkin adalah 'pesan' yang ingin disampaikan. Pesan bagaimana teknologi canggih bisa mengambil alih 'kehidupan' manusia. Tak ada lagi tempat untuk bersembunyi dari 'mata' pemerintah. Pesan yang sama mungkin sempat disampaikan film THE NET yang dibintangi Sandra Bullock. Terlepas dari semua kelebihan dan kekurangannya, film ini cukup bisa dijadikan alternatif hiburan yang tak terlalu membebani pikiran.


Tittle          : EAGLE EYE
Jenis Film  : Thriller - Remaja (teenage)
Produser    : Alex Kurtzman, Patrick Crowley
Produksi    : Universal Pictures
Pemain      : Shia Labeouf, Michele Monaghan, Rosario Dawson, Billy Bob Thornton
Sutradara  : D.j. Caruso
Penulis      : John Glenn,Travis Adam Wright 
Size           : 702 MB
Years        : 2009

 


EAGLE EYE

Subtitle
Indonesia


Sabtu, 08 Mei 2010

9



Cerita Singkat:
Shane Acker yang dapat dengan mudah 9 dipuji sebagai film fantasi visioner, menggunakan lingkungan CG mewah untuk menyulap suatu realitas alternatif dari monster robotik dan kepahlawanan sesat. Ini film cantik. Namun, itu tidak selalu film yang paling meyakinkan.

Diperluas dari merayakan Acker's 2005 film pendek, 9 fleshed merasa wajar dan over-pikir, meredakan kegembiraan melalui padding luas, membuat sebuah konsep yang pernah bermarkas di misteri merasa melebih-lebihkan melampaui tingkat kenyamanan alam.

Ini menawan eye candy, tapi sesuatu dari spinout dramatis.

Di tempat yang tidak disebutkan namanya dan waktu, Ilmuwan (disuarakan oleh Alan Oppenheimer) telah menciptakan serangkaian makhluk kain seperti boneka kecil untuk melakukan setelah kemanusiaan sudah menghapus sendiri keluar. Makhluk, dikenal sebagai Stitchpunks, telah dibentuk komunitas sendiri, di bawah kekuasaan 1 (Christopher Plummer). Ketika 9 (Elijah Wood), tersembunyi dari pandangan, terbangun dan berteman 2 (Martin Landau), makhluk aneh menemukan sebuah dunia di mana khianat mesin mondar-mandir daerah dalam mencari jimat khusus.


Ketika 2 diseret oleh salah satu robot pemburu, 9 set keluar untuk mengambil dia, menjengkelkan 1, yang memperingatkan bahaya besar di depan. Dengan bantuan saudara nomor (termasuk Jennifer Connelly, John C. Reilly, Crispin Glover dan), 9 memasuki diketahui besar, tersandung pada jimat, yang merilis sebuah kengerian Stitchpunks belum pernah ditemukan sebelumnya.

Para Stitchpunks adalah ciptaan miniatur, karung goni makhluk dengan mata kamera iris dan zipper kuningan raksasa berjalan di perut mereka, yang terbuka untuk menemukan aksesori yang tak terhitung dan kemampuan mengungkapkan dalam film tersebut. Direktur Acker tahu makhluk-makhluk ini akrab, membangun tanah kosong pasca-apokaliptik bahaya bagi petualang kecil yang mengambil keuntungan dari ukuran dan misterius asal.

"Itu terjebak antara prestasi visual mencengangkan dan inersia bercerita..."

antusiasme Acker adalah mungkin kesalahan terbesar film dan unsur yang paling menarik, melainkan gambaran visual terjebak antara prestasi luar biasa dan inersia bercerita, berharap untuk menyampaikan parade keanehan mencolok, hanya untuk berulang kali kehilangan rasa dari pengarahan.

Bangunan dari cetakan film pendek, Acker datang di sebagai seorang anak di toko permen, memanjakan setiap keinginan Stitchpunk sementara produser eksekutif Tim Burton dan Timur Bekmambetov hati-hati menjaga punggungnya. 9 tumpukan pada penemuan fantasi oleh ton, bermain cepat dan longgar dengan aturan-aturan dunia untuk menciptakan rasa ketegangan menggigit kuku dari desain produksi yang menarik dari dunia steampunk dan novel grafis (perbandingannya terdekat akan menjadi actioner The Chronicles Mutan).

Tetes Acker pemirsa ke tengah-tengah film, mencegah periode aklimatisasi normal yang akan meningkatkan kekaguman itu. Sebaliknya 9 air mata di dalam kebingungan, penonton dipaksa untuk mengidentifikasi dengan 9 seperti biaya penuh uap ke dalam bahaya ia tidak sepenuhnya memahami. Ini merupakan pendekatan yang membingungkan yang setiap severs konsentrasi emosional, lebih suka wow mata dengan pemandangan fantastis daripada memukul jantung dengan motivasi lebih dalam merasa.

Yang hadir dalam film untuk visual kelezatan tidak akan kecewa. 9 telah momen spesial intensitas CG spons yang memisahkan gambar dari rutinitas normal karakter imut dan bahaya tumpul (orang tua hati-hati, ini adalah film kekerasan yang juga mencakup beberapa saat dengan efek strobe).

Acker menangkap campuran yang menarik yang aneh dan dunia lain, tetapi ia juga bekerja pada jadwal yang ketat dari sandiwara konvensional, mengeluarkan suatu urutan tindakan tentang setiap 10 menit untuk menjaga tingkat energi murah hati meremas. pengulangan tumbuh tua, bahkan untuk film 70-menit-lama, menyesakkan 9 dengan kebisingan bila waktu bisa saja dengan mudah dialokasikan untuk kelumpuhan beberapa yang sangat diperlukan.

Untuk kredit, 9 merupakan visi asli dan menyadari keanehan tersebut. Namun, ini film cacat dengan eksekusi retak, dibebani dengan resolusi yang mencapai cloyingly untuk langit. 9 guncangan tetapi tidak pernah stuns, mengerahkan usaha yang luar biasa pada beberapa kisah saya ragu akan menikmati setelah film berakhir. 





Title : 9
Artist : 1. Elijah wood
           2. Jennifer Connelly
           3. Martin Landau
           4. Christoopher Plummer
           5. John C. Reilly
           6. Fred Tatasciore
 Years : 2009


    abc


    VIDEO

    ENTER-TAB1-CONTENT-HERE

    RECENT POSTS

    ENTER-TAB2-CONTENT-HERE

    POPULAR POSTS

    ENTER-TAB3-CONTENT-HERE
     

    CONTOH THEME & WEBHOST Copyright © 2010 Premium Wordpress Themes | Website Templates | Blogger Template is Designed by Lasantha.