FEATLIST

Rabu, 18 Agustus 2010

HUT RI : Polisi Himbau Anggota Paskibra Korban Pelecehan Melapor


Paskibraka melipat kembali Bendera Merah Putih seusai diturunkan pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-64 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8) sore. ANTARA/Widodo S. Jusuf

TEMPO Interaktif, Jakarta -Polisi menghimbau agar anggota paskibra yang mengaku menjadi korban pelecehan melapor. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar menyatakan belum ada laporan yang masuk terkait kejadian seperti itu. "Diharapkan korban melaporkan agar dapat diproses," katanya.

Boy menyatakan bahwa kedatangan korban sangat penting untuk dapat mengetahui kronologi kejadian. "Siapa yang melecehkan, siapa yang menjadi korban," katanya. Dia menyatakan bahwa laporan itu belum masuk sama sekali sampai saat ini.

Lebih lanjut Boy menegaskan bahwa korban harus datang sendiri untuk melapor. "Tidak bisa diwakili karena ini kasus pidana, bukan hanya sekadar delik aduan. Untuk kasus pidana harus mendapatkan keterangan dari korban," ujarnya. EZTHER LASTANIA


HUT RI : Petir Sambar 10 Anggota Paskibra Bogor Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Umum PMI Bogor.



VIVAnews – Sepuluh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Bogor tersambar petir saat tengah berlatih mempersiapkan upacara 17 Agustus di Lapangan Sempur, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 3 Agustus 2010.

Tak hanya mereka, seorang pedagang mie ayam yang berada di dekat lokasi latihan juga tersambar petir. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Umum PMI Bogor.

Anggota Paskibra yang menjadi korban adalah Muhammad Iqbal, 19, Dodi, 18, Maulana, 19, Rangga Rajasehati, 19, Teguh Rahmat, Kanca, Deni Wijayanti, Toto Sugianto, Fantri, dan Arga Satria. Sedangkan pedagang mie ayam bernama Lutpillah, 30, warga Cimanggu RT 6/4, Cibadak, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Menurut Kanca, salah satu korban yang masih dirawat di RSU PMI Bogor, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30. Kala itu mereka tengah istirahat karena hujan besar disertai petir. “Saat kami sedang asyik memakan mie ayam, tiba-tiba Fantri terpental disambar petir,” katanya.

Masih syok melihat Fantri, Muhammad Iqbal yang duduknya berdekatan juga tertimpa hal serupa. Kondisi semakin tak terkendali dan satu per satu yang berada di lokasi terpental. Melihat kejadian itu, anggota Paskibra lain dan warga sekitar segera membawa korban ke RSU PMI. (umi)

Laporan: Ayatullah Humaeni| Bogor


HUT RI : Paskibraka Jangan Terjebak 5 Sifat Buruk


 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (15/8/2010) sore, mengukuhkan 66 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2010 yang berasal dari 33 provinsi di Istana Negara, Jakarta.

Selaku Pembina Upacara, Kepala Negara menyematkan lencana dan kendit sebagai tanda pengukuhan Paskibraka 2010 yang akan bertugas pada acara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus dan Penurunan Bendera Pusaka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/8/2010) pagi dan petang mendatang.

Dalam acara yang dihadiri Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri kabinet itu, Presiden berharap anggota Paskibraka tidak terjebak pada lima sifat dan cara pandang yang buruk.

Kelima sifat dan cara pandang yang buruk itu adalah skeptis dan pesimistis, jangan suka berfikir negatif dan sinisme, jangan pernah mengembangkan sifar dan sikap buruk sangka yang bisa meracuni pikiran dan hati kita semua, jangan terlalu mudah menyalahi pihak lain akan tetapi seringlah intropeksi untuk menemukan yang belum benar dan keliru serta koresi dan perbaikan serta jangan menjadi manusia yang tidak berimaan dan percaya tahayul serta hal-hal yang tidak rasional.

Kelima cara pandang ini justru akan menghalangi perjalanan kalian ke depan untuk meraih cita-cita kalian semua
, tutur Presiden Yudhoyono.


HUT RI : Pelecehan > Paskibra Bugil Bisa Saja Terjadi




JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) DKI Jakarta, Yosse Yuliandra, mengaku mengenal situasi yang memungkinkan seorang Paskibra berada dalam kondisi tanpa busana selama Orientasi Kepaskibrakaan (OKA). Kalau sampai ada salah satu anggota calon Paskibra mengalami hal seperti itu, hal tersebut mungkin saja terjadi.

Tapi itu baru mungkin terjadi jika waktunya mepet.


Hal itu disampaikan Yosse terkait pengaduan orangtua salah satu anggota Paskibra di Provinsi DKI Jakarta berinisial S, yang memprotes perlakuan anggota Paskibra senior terhadap calon anggota Paskibra angkatan 2010. Orangtua S menyebutkan, selama OKA di Cibubur pada 2-6 Juli lalu, putrinya diperintahkan untuk berjalan dari barak kamar mandi ke barak tidur dalam kondisi tanpa busana.

Kepada Kompas.com, Yosse mengatakan bahwa situasi seperti itu dimungkinkan terjadi untuk menghindari molornya jadwal pelaksanaan OKA. Namun, Yosse meyakinkan kejadian itu, kalaupun ada, hanya terjadi di barak putri dan tak bisa dilihat dari luar barak. "Kami mengenal itu (anggota Paskibra mondar-mandir tanpa busana). Paskibra (putri dan putra) itu sesuatu yang terpisah. Masing-masing barak pun tertutup dan tak bisa dilihat orang luar," kata Yosse saat ditemui di Lapangan IRTI Monas, Selasa (17/8/201) siang.

"Tapi itu baru mungkin terjadi jika waktunya mepet (dari satu jadwal ke jadwal berikutnya)," tegasnya. Sementara itu, Ketua Tim Investigasi Internal Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Mohamad Mahdi, mengaku, pembinaan fisik anggota Paskibra selama OKA dilakukan secara semimiliter oleh anggota Paskibra senior angkatan 2006-2009 yang menjadi instruktur OKA. Hal itu dilakukan untuk menggembleng kedisiplinan para Paskibra yunior.

Setiap pagi 28 calon Paskibra Jakarta digembleng latihan fisik, antara lain dengan berlari dan melakukan push up. "Pembinaannya secara semimiliter. Tapi kami melakukannya berdasarkan pembinaan fisik yang kami ketahui, tidak seperti Paskibraka nasional yang digembleng oleh tentara," aku Mahdi.

Hingga saat ini, Mahdi dan timnya masih menyelidiki kebenaran kasus tersebut. Mereka akan melaporkan hasilnya kepada Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta, Syaefulah, yang menunjuk mereka sebagai pelaksana OKA. Hingga berita ini diturunkan, Syaefulah belum bisa dihubungi.


HUT RI : Asusila > Diusut, Pelecehan Terhadap Paskibra



JAKARTA, KOMPAS.com - Tim investasi internal Purna Paskibraka Indonesia (PPI) DKI Jakarta belum bisa memastikan kebenaran informasi mengenai pelecehan seksual terhadap anggota Paskibra Provinsi DKI Jakarta. Tim investigasi masih mengumpulkan data mengenai kejadian tersebut dan akan melaporkannya sebelum 25 Agustus 2010.

Berita pelecehan seksual tersebut mengemuka setelah orangtua salah satu calon Paskibra berinisial S mendatangi pemusatan pelatihan pengibaran di gedung Perpustakaan Nasional Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (16/8/2010). Orangtua S mengadukan sikap anggota Paskibra senior yang memerintah S berjalan tanpa busana dari barak kamar mandi dan barak tidur selama Orientasi Kepaskibrakaan (OKA) pada 2-6 Juli lalu. Kejadian itu disinyalir berlangsung berkali-kali.

Namun hal itu dibantah Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi PPI DKI Jakarta, Yosse Yuliandra. "Tidak benar jika terjadi berkali-kali. Kami tegaskan pula bahwa barak kamar mandi dan barak tidur itu berada dalam satu barak tertutup dan di situ hanya ada anggota perempuan, terpisah dari barak laki-laki," tegas Yosse Yuliandra, Selasa (17/8/2010) siang di Jakarta.

Sementara itu, Ketua Tim Investigasi Internal PPI Jakarta, Mohamad Mahdi, mengatakan, pihaknya belum memastikan apakah peristiwa itu benar-benar terjadi selama berlangsungnya OKA di Cibubur. Pihaknya kini sedang berkoordinasi dengan Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jakarta yang bertanggung jawab atas seleksi calon Paskibra DKI Jakarta.

"Apabila benar kejadian itu seperti yang dilaporkan, maka saya diharapkan dapat mengeluarkan nama dan rekomendasi tindakan sanksi (kepada Paskibra senior) sebelum tanggal 25," kata Mahdi kepada Kompas.com.

Pada Selasa pagi, anggota Paskibra berinisial S tampak bersama 27 anggota Paskibraka lain untuk mengibarkan bendera merah putih dalam upacara HUT Kemerdekaan RI ke-65 di lingkungan pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Lapangan IRTI Monas. Upacara dipimpin oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto.


HUT RI : Wah, Anggota Paskibra Dilecehkan...



JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat DKI Jakarta dilaporkan mendapatkan pelecehan seksual dari seniornya. Siswi tersebut diminta lari telanjang dari kamar mandi ke kamar berkali-kali. Laporan tersebut dilayangkan orangtua siswi yang namanya belum diketahui itu.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/8/2010) mengatakan telah mengetahui hal tersebut. Foke mengatakan akan melakukan tindakan tegas. "Saya kira mereka yang bertindak tidak sesuai kode etik akan dikenakan sanksi," ujar Foke singkat.

Soal sanksi, Foke mengatakan belum dapat mengutarakannya. "Nanti kita lihat karena belum tentu semuanya pegawai negeri," kata Foke. Ditambahkannya, saat ini dirinya tengah meminta laporan lengkap soal kasus pelecehan seksual tersebut.


HUT RI : Sepatu Terlepas, Anggota Paskibra Tetap Selesaikan Tugas



Metrotvnews.com, Bima: Pengibaran bendera Merah Putih dalam peringatan Hari Kemerdekaan ke-65 RI di beberapa daerah, Selasa kemarin, diwarnai insiden. Mulai dari bendera terbalik, hingga sepatu anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) terlepas saat menunaikan tugasnya.

Peristiwa lepasnya sepatu anggota Paskibra terjadi di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Namun, demi menunaikan tugas, anggota Paskibra itu tetap konsentrasi penuh tanpa menghiraukan sepatunya terlepas.

Peristiwa lebih mengejutkan terjadi di Manokwari, Papua Barat. Detik-detik proklamasi diwarnai insiden terbaliknya bendera Merah Putih. Akibat insiden itu, suasana sempat gaduh. Para tamu undangan dan peserta upacara kaget dengan kejadian tersebut.

Sementara itu, di Kupang, Nusa Tenggara Timur, upacara pengukuhan Paskibra sempat diwarnai dengan tragedi pingsannya salah satu anggota pasukan. Diduga ia kelelahan.(DSY)


HUT RI : Paskibra Bugil Mungkin di Sore Hari


JAKARTA, KOMPAS.com- Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Provinsi Jakarta diduga terjadi pada sore hari. Di saat itulah jadwal Orientasi Kepaskibrakaan sangat padat, sehingga tak memungkinkan anggota Paskibra untuk bersiap secara maksimal.

Demikian diungkapkan Ketua Tim Investigasi Internal Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Jakarta, Mohamad Mahdi, saat ditemui Kompas.com di lapangan IRTI Monas, Selasa (17/8/2010).

Mahdi mengatakan, masa orientasi seperti itu bisa saja memakan waktu selama sebulan. Namun, untuk orientasi di level provinsi, hanya dilakukan selama lima hari pada 2-6 Juli 2010. "Kalau itu terjadi, mungkin terjadi sore hari setelah latihan baris-berbaris. Kalau di tingkat nasional masa orientasinya satu bulan, untuk provinsi hanya empat hari, padahal konsepnya sama," kata Mahdi.

Dalam masa orientasi di Kompleks Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Nasional (Lemdikanas) Cibubur tersebut, setiap hari 30 calon Paskibraka dari Jakarta diharuskan bangun subuh. Mereka kemudian diwajibkan mengepel lantai, menyetrika pakaian, dan juga berolahraga pagi hingga pukul 07.00 WIB.

Setelah itu, calon Paskibra masuk ke barak untuk sarapan dua butir telur rebus dan segelas susu. Selanjutnya masuk barak tidur untuk persiapan mandi dan kemudian melakukan latihan baris-berbaris hingga pukul 12.00.
Usai istirahat, shalat, dan makan siang, para siswa kembali berlatih dengan diselilingi shalat azar. Latihan selesai pada pukul 17.00. Setelah itu, anggota Paskibraka mulai mandi sore, shalat Magrib dan makan malam.
Tepat pukul 19.00, mereka harus sudah siap mengikuti sesi pelajaran hingga pukul 21.00. Jeda dua jam antara latihan dan sesi pelajaran itulah yang sering kali memakan banyak waktu. Jika molor, kejadian seperti dikeluhkan orangtua Paskibra mungkin saja terjadi. Namun, tidak ada orang di luar barak yang bisa melihat kejadian itu.

Bahkan, barak perempuan dan laki-laki terpisah dalam dua barak yang berjarak puluhan meter. "Mandinya itu ramai-ramai di barak mandi. Begitu keluar, tidak ada yang melihat karena itu barak tertutup dan terpisah (antara barak perempuan dan laki-laki)," kata Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi PPI DKI Jakarta, Yosse Yuliandra.

Untuk saat ini, Mahdi dan timnya masih menyelidiki kebenaran kejadian tersebut.


Jumat, 21 Mei 2010

SFI



Selama lebih dari sepuluh tahun sekarang, SFI telah menunjukkan laki-laki dan perempuan di seluruh dunia bagaimana membangun bisnis internet yang sangat menguntungkan dari kenyamanan rumah mereka. Bahkan, sistem kami sangat sukses yang OVER 8000 orang bergabung dengan SFI setiap minggu!

Tapi inilah bagian yang sangat menarik: Di beberapa negara yang paling padat penduduknya di dunia (seperti India dan China), revolusi internet baru saja di mulai. Potensi keuntungan yang Massive ... dan kita perlu memperluas jaringan afiliasi kami untuk memanfaatkan sepenuhnya.


Di situlah ANDA SFI masuk Gabung sekarang dan ke India, China, dan lainnya "di-langkah" negara. Persiapan Sepenuhnya GRATIS..... untuk hari ini. 

Kesempatan Besar bagi Anda semua, tapi memulainya tidak payak, hanya anda hanya mengisi formulir pendaftaran kami dan kami akan menghubungi Anda dengan melalui Email ada dengan semua yang Anda butukan untuk memulai 100% dengan secara GRATIS

Jangan menumggu lama-lama, daftarkan diri Anda untuk menjadi afiliasi SFI dan Mulailah dengan mengamankan bagi pertumbuhan Global kami.

Formulir Pendaftarn Disini:


iTable: Meja Yang Dilengkapi Layar Sentuh 42 Inch





Asik juga nih kalau punya yang satu ini di ruang tamu.
iTable adalah sebuah komputer dalam bentuk meja yang telah dilengkapi dengan layar sentuh 42 inch (HD) dengan fitur multi-touch (dapat mengenali sampai 32 jari sekaligus).





Komponen PC yang ada diletakkan di bawah meja yang punya ketebalan sekitar 3,8 cm.
 
Layar sentuhnya sendiri juga bisa mengenali tidak hanya jari tetapi pen stylus atau benda lainnya.

iTable akan diluncurkan pada kuartal ke-2 tetapi lebih ditujukan kepada perusahaan tetapi akan segera diluncurkan juga untuk perorangan dengan harga yang lebih murah.

Berapa murahnya yah?


Rabu, 17 Maret 2010

WHO Tetapkan Flu Babi Sebagai Pendemi


Pandemi flu pertama dalam waktu 41 tahun

Saat-saat menjelang pengumuman
Organisasi kesehatan dunia, WHO menyebut, virus flu babi telah mewabah hingga ke seluruh dunia. Dunia kini menghadapi ancaman. Para pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengadakan pertemuan untuk memutuskan apakah akan mengumumkan pandemi flu H1N1 (flu babi).

WHO juga telah berkonsultasi dengan komite pakar flu yang terdiri dari para ilmuwan, yang bisa merekomendasikan pengumuman pandemi. WHO juga mengindikasikan kemungkinan penetapan status pandemik, yang berarti akan menjadi status 'genting' pertama dalam empat dasawarsa. Demikian disampaikan juru bicara WHO Gregory Hartl seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2009). Dikatakan Hartl, pertemuan itu akan digelar di Jenewa hingga hari Rabu, 10 Juni waktu setempat, WHO melaporkan jumlah kasus flu H1N1 secara global mencapai 27.737 kasus di 74 negara, termasuk 141 kematian. Negara-negara seperti Australia, Inggris dan Jepang saat ini tengah diawasi dengan ketat. Sebab negara-negara tersebut, khususnya Australia melaporkan jumlah kasus yang terus melonjak.Di Australia, jumlah kasus flu H1N1 sejauh ini telah mencapai 1.263 kasus. Inggris melaporkan 666 kasus termasuk 106 kasus baru pada 10 Juni kemarin. Sedangkan Jepang telah melaporkan 75 kasus baru sehingga kini total kasus mencapai 485.Jumlah kasus flu H1N1 terbanyak masih dilaporkan di Amerika Serikat dengan lebih dari 13 ribu kasus. "Untuk yang satu ini (pandemi), saya tidak bisa memungkirinya. Saya akan segera membuat pengumuman," kata Direktur Utama WHO, Margaret Chan seperti dilansir BBC, Kamis (11/6/2009).

Pandemi Pertama sejak Abad 21
Badan Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengumumkan virus flu Babi sebagai pendemi. Ini adalah yang pertama kalinya sejak abad 21. Badan yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) ini juga menetapkan fase virus flu babi sampai pada level 6.

"Ini sangat penting dan menantang bagi kita semua. Hal ini penting karena kami akan menaikkan tingkat ke level 6," ujar Direktur Jenderal WHO Dr Margaret Chan yang dikutip dari reuters.

Meskipun akan dinaikkan ke level 6, Chan membantah jika naiknya level ini dikarenakan dengan semakin meningkatnya jumlah kematian akibat dari flu babi. "Pindah ke enam tahap pandemi, tidak berarti kita akan melihat adanya peningkatan jumlah kematian atau kasus yang sangat parah," tegasnya. "Cukup sebaliknya. Banyak orang yang memiliki penyakit ringan, mereka sembuh tanpa obat-obatan dalam beberapa kasus dan berita bagus," sambungnya.

Dengan dinaikkannya level flu babi, WHO tetap menyarankan kepada ke-193 negara anggota untuk tidak menutup perbatasan atau memutus jalur perjalanan ke berbagai tempat, termasuk jalur barang dan jasa.

Kasus flu babi tembus jumlah lebih dari 25.000
Wabah virus flu H1N1 (flu babi) belum juga mereda. Bahkan kini jumlah kasus flu babi secara global telah menembus angka 25 ribu!. Sejauh ini sudah 73 negara yang secara resmi melaporkan kasus flu babi. Jumlah kasus flu babi terbanyak masih terjadi di Amerika Serikat (AS). Bahkan jumlah kasus di negeri adikuasa itu terus melonjak tajam. Pemerintah AS hingga kini telah melaporkan 13.217 kasus termasuk 27 kematian.Diikuti kemudian oleh Meksiko yang menempati urutan kedua. Jumlah kasus flu H1N1 di Meksiko terbilang stabil. Sejauh ini negeri itu telah melaporkan 5.717 kasus termasuk 106 kematian.Kanada merupakan negara dengan kasus flu babi terbanyak ketiga di dunia. Negara itu telah melaporkan 2.115 kasus termasuk 3 kematian akibat virus flu H1N1.Keiji Fukuda, Pjs Wakil Dirjen WHO mengungkapkan keprihatinannya atas terus menyebarnya virus flu H1N1. Bahkan jumlah kasus di Australia melonjak hingga lebih dari 1.000 kasus pada Senin, 8 juni lalu. Saat ini, lebih dari 1.200 kasus flu babi telah menjangkit penduduk negeri Kangguru. Dalam seminggu terakhir, 4 orang dinyatakan positif terjangkit flu babi. Sebulan lalu, belum banyak kasus H1N1 terjadi di Australia. Namun beberapa minggu terakhir jumlah penderitanya meningkat. Negara bagian Victoria, Melbourne adalah daerah yang paling banyak terjangkit flu babi. JUmlah penderitanya mencapai lebih dari 1.000 orang. Situasinya benar-benar berkembang luas beberapa hari terakhir.

"Kami saat ini sudah sangat dekat untuk mengetahui kalau kita dalam situasi pandemi, atau saya pikir, mengumumkan bahwa kita dalam situasi pandemi," kata Fukuda dalam telekonferensi dari Jenewa seperti dilansir Reuters , Rabu (10/6/2009). Ditekankan Fukuda, WHO ingin menghindari "efek samping" jika pihaknya mengumumkan pandemi flu babi. Sebab dikatakan Fukuda, masyarakat mungkin panik atau pemerintah bisa saja mengambil tindakan-tindakan yang tidak perlu jika WHO mengumumkan pandemi flu babi. Saat ini setidaknya 26.563 kasus flu babi telah dilaporkan di 73 negara termasuk 140 kematian. Jumlah kematian tertinggi terjadi di Meksiko dengan lebih dari 100 kematian. Namun jumlah kasus terbanyak dilaporkan di AS yang hingga kini telah mencapai lebih dari 13 ribu kasus.

Depkes R.I. Siaga I

Jakarta - WHO akan menaikkan wabah flu babi (H1N1) ke level 6 alias pandemi. Masyarakat diminta tidak khawatir dan tetap waspada. "Kita dengar hari ini kami mendapat e-mail rencananya hari ini akan dinaikkan ke level 6. Meskipun angka kematiannya masih setengah persen, dan yang terkena hanya negara-negara maju," kata Menkes Siti Fadilah Supari. Hal ini disampaikan dia sebelum acara Rapimnas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2009). Dikatakan bu’ Menkes, Depkes sudah siap dan siaga I. Masyarakat tidak perlu panik tetapi tetap waspada. "Rumah sakit-rumah sakit kita persiapkan dan hari ini kita berikan surat edaran, meminta mereka untuk siap-siap," ujarnya.


Antisipasi Penyebaran Flu Babi oleh Depkes RI
Ada tujuh langkah yang ditempuh oleh Pemerintah Indonesia melalui Departemen Kesehatan dalam mewaspadai dan mencegah penyebaran Virus H1N1 atau Flu Babi (Swine Flu). Demikian dikatakan dalam surat edaran dari Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari yang dibacakan langsung oleh Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr dr Cissy RS Prawira SpA(K) MSc, di Ruang Pers RS Hasan Sadikin Bandung, Selasa.

1. Sudah terpasangnya thermal scanner (alat pendeteksi suhu tubuh) di terminal kedatangan bandara internasional.
2. Mengaktifkan kembali sekitar 80 sentinel untuk surveillance ILI dan Pneumonia baik dalam bentuk klinik atau virologi.
3. Menyiapkan obat-obatan yang berhubungan dengan penaggulangan Flu Babi yang pada dasarnya adalh Oseltamivir yang sama untuk H5N1 (virus Flu Burung),
4. Menyiapakan 100 rumah sakit rujukan yang sudah ada dengan kemampuan menangani kasus Flu Babi.
5. Menyiapkan kemampuan laboratorium untuk pemeriksaan H1N1 (virus Flu Babi) di berbagai Laboratorium Flu Burung yang sudah ada,
6. Menyebarluaskan informasi ke masyarkat luas dan menyiagakan kesehatan melalui desa siaga.
7. Simulasi penanggulangan Pandemi Influenza yang baru dilakukan minggu lalu di Makasar juga merupakan upaya nyata persiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai kemungkinan Kejadian Luar Biasa (KLB) atau Public health Emergency Internasional Concern (PHEIC) seperti Flu Babi.


Dikutip dari berbagai sumber.


Selasa, 16 Maret 2010

Kasus Antasari Azhar


Data Pribadi
Nama : ANTASARI AZHAR
Tempat, Tgl lahir : Pangkal Pinag, Bangka 18 Maret 1953




Pendidikan :
· SD di Belitung, 1965
· SMP di Jakarta, 1968
· SMA di Jakarta, 1971
· Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, 1981

Karier :
· Kursus
· Commercial Law di New South Wales University Sydney
· Investigation for environment law, EPA, Melbourne

Karier :
· BPHN Departemen Kehakiman (1981-1985)
· Jaksa Fungsional di kejaksaan negeri jakarta pusat (1985-1989)
· Jaksa Fungsional di kejaksaan negeri tanjung pinang (1989-1992)
· Kasi Penyidikan Korupsi kejaksaan tinggi Lampung (1992-1994)
· Kasi Pidana Khusus kejaksaan negeri jakarta barat (1994-1996)
· Kepala kejaksaan negeri Baturaja (1997-1999)
· Kasubdit upaya hukum pidana khusus Kejaksaan Agung(1999)
· Kasubdit Penyidikan Pidana khusus Kejaksaan Agung(1999-2000)
· Kepala bidang hubungan media massa Kejaksaan Agung (2000)
· Kepala kejaksaan negeri jakarta selatan (sekarang)

Alamat kantor :
Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan
Jl. Rambai I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Kursus:
- Commercial Law di New South Wales University Sydney
- Investigation for environment law, EPA, Melbourne




Dalam kasus Penembakan Direktur PT. PRB Nasrudin Zulkarnaen seorang Oknum Polisi yang di dalangi oleh Ketua KPK Antasari Azhar




Motif pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen saat ini terfokus pada motif cinta segitiga antara Nasrudin Zulkarnaen, Rani Juliani, dan Antasari Azhar. Namun demikian banyak pihak membaca ada skenario besar dalam kasus ini. Ketua Komisi III DPR Trimedya Pandjaitan mencurigai ada motif lain dibalik kasus memalukan itu.


“Ada tiga motif. Asmara, jual beli perkara, dan politik,” ujarnya sebelum mengikuti rapat dengar pendapat kasus Antasari Azhar di Gedung DPR, Selasa (5/5/2009). Politisi dari PDIP itu menduga ada cekcok antara Jaksa Agung Hendarman Supandji, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, sebagai pembantu presiden dengan Antasari Azhar dalam penanganan kasus korupsi. “Tapi ini baru dugaan dan analisis saya,” ujarnya.
Ada juga yang menganalisis ada motif balas dendam dari para koruptor yang telah dijebloskan ke penjara oleh KPK. Mereka yang dijebloskan ke penjara merupakan orang-orang berduit baik dari kalangan pejabat maupun dari kalangan pengusaha. Mereka berani mengeluarkan miliaran rupiah hanya untuk membalaskan sakit hati.

Apapun motif dari kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, ternyata ada keuntungan yang langsung maupun tidak langsung menguntungkan SBY, antara lain :

  1. Citra SBY meningkat. Dengan adanya kasus ini terkesan SBY tegas menindak kejahatan siapapun yang melakukan tak peduli pejabat tinggi negara. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan komentar langsung terkait kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain yang melibatkan Antasari. SBY menganggap kasus tersebut merupakan kasus serius. Aparat penegak hukum diminta untuk mengungkap itu secara gamblang. Menurut SBY, di negara hukum tidak ada pejabat yang kebal hukum. ”Sangkaan terhadap Saudara Antasari Azhar, ketua KPK, dalam kasus pembunuhan, murder case adalah masalah serius, hukum dan keadilan harus ditegakkan,” kata SBY dalam konferensi pers setelah menerima Presiden Asian Development Bank (ADB) Haruhiko Kuroda di Jimbaran, Bali.
  2. Dengan adanya kasus ini ribut-ribut politik selama pemilu legislatif tertutupi bahkan tak terdengar sama sekali. Sebagaimana diketahui permasalahan seputar pemilu legislatif terutama banyaknya warga yang tidak terdaftar dalam Pemilu menuai kritik berkepanjangan dari lawan politi SBY seperti Prabowo Subianto, Megawati, dan Wiranto. Bahkan ada yang mengancam memboikot Pilpres. Sebenarnya SBY telah menjelaskan bahwa pelaksana pemilu saat ini bukan pemerintah seperti pemilu yang lalu. saat ini pelaksana Pemilu adalah KPU. Namun dalam pelaksanaan Pemilu terkesan carut marut Pemilu merupakan ketidakbecusan pemerintah. Nah … setelah mencuatnya kasus ini pemberitaan carut-marut Pemilu terdengar samar-samar (bahkan tak terdengar). Publik terfokus pada pemberitaan seputar Antasari Azhar.
  3. Kasus ini mengaburkan pemberitaan seputar capres-cawapres yang akan menjadi rival SBY dalam Pilpres mendatang. Kasus ini di blow up waktunya persis pada saat deklarasi pasangan JK-Wiranto, sehingga gaung dari deklarasi pasangan tersebut tidak terlalu menghebohkan. Hal ini menguntungkan SBY yang tetap sebagai Capres terpopuler terlepas siapapun Cawapresnya nanti. Ada yang meramalkan pada saat deklarasi capres-cawapres Megawati tanggal 7 Mei nanti kasus ini akan lebih dihebohkan atau akan dimunculkan kasus baru yang jauh lebih heboh. Benarkah ? Wallaluallam.

Analisa di atas bukan berarti bahwa SBY terlibat dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, namun yang kita bahas adalah keuntungan SBY dari kasus tersebut.




"Kasus Antasari Azhar Adalah Skenario"

Opini yang berkembang seputar kasus yang menimpa Antasari Azhar itu adalah skenario sekaligus umpan balik dari oknum yang tak menyukai gerakan pemberantasan korupsi yang dilancarkan Ketua KPK non aktif ini.

"Skenario yang dimaksud itu adalah opini-opini yang terbentuk selama ini. Langkah ini mungkin bisa jadi feedback dari orang-orang yang merasa terganggu dengan gerakan pemberantasan korupsi yang digemborkan Pak Antasari ini begitu fenomenal," ujar salah satu kuasa hukum Antasari Azhar, Juniver Girsang, seusai jumpa pers di rumah Antasari Azhar, Minggu (4/5).

Dijelaskan Girsang, aneka opini berkembang melalui pemberitaan media massa, salah satunya bahwa kasus yang menimpa Antasari ini bermotif asmara. Diduga Antasari dan Nasrudin memperebutkan seorang wanita yang kabarnya telah menikah siri dengan Nasrudin.

Seperti diberitakan, Direktur PT. PRB Nasrudin Zulkarnaen tewas dibunuh dua orang bersepeda motor seusasi bermain golf di Modernland, Tangerang, 14 Maret lalu.

"Padahal masalah ini adalah masalah hukum dan banyak hal ganjil dalam kasus ini, termasuk status Pak Antasari yang masih saksi, tapi diumumkan tersangka," jelas Girsang.

Keganjilan lain dalam kasus ini, misalnya instansi yang tidak berwenang menangani kasus ini justru menyebut mengatakan aktor intelektualnya adalah Antasari. "Ini masalah hukum biasa, sangat janggal dan tidak adil, Pak Antasari katakanlah bertindak sebagai aktor intelektual sementara ia belum pernah diperiksa sebagai saksi," kata Girsang.

"Sikap Kejaksaan yang mengumumkan status Antasari itu berlebihan, sedangkan yang berhak tentukan tersangka adalah Kepolisian. Tapi bagaimanapun Pak Antasari hormati semua proses kok," jelasnya.

Sementara itu, Antasari Azhar dalam jumpa pers siang ini telah menyatakan kesiapannya menghadapi pemeriksaan sebagai saksi besok pagi di Polda Metro Jaya. "Ya besok saya akan berangkat pukul 08.30 WIB dari rumah untuk penuhi panggilan Polda," ujar Antasari.

Ia akan didampingi oleh 10 pengacara yang tak lain teman dekat Antasari. Mereka berada di belakang Antasari dan istrinya, Ida Laksmiwati, saat jumpa pers yang digelar pukul 14.15 WIB ini. Beberapa diantaranya tampak Juniver Girsang, Ari Yusuf Amir, Farhat Abas, Denny Kailimang, Hotma Sitompul, Assegaf dan masih banyak lagi.

"Masih banyak pengacara kondang yang memberi dukungan, jadi ada beberapa inisiatif dari teman-teman tetapi ada pula yang diminta oleh Antasari," kata Girsang. pada Harian Kompas


VIDEO

ENTER-TAB1-CONTENT-HERE

RECENT POSTS

ENTER-TAB2-CONTENT-HERE

POPULAR POSTS

ENTER-TAB3-CONTENT-HERE
 

CONTOH THEME & WEBHOST Copyright © 2010 Premium Wordpress Themes | Website Templates | Blogger Template is Designed by Lasantha.